Membuat Primary Domain Controler (Join Domain) Di SME Server 7.5.1 dengan Client Windows

Teknologi sharing file atau direktori yang biasa kita temukan pada windows networking sebenarnya tidak hanya ada di microsoft windows tetapi teknologi ini juga terdapat di platform lainnya seperti OS/2 , Unix/Linux, dan keluarga BSD. Tetapi wajar bila sebagian besar pengguna jaringan dan komputer lebih familiar menggunakan teknologi tersebut pada sistem operasi windows karena memang sebagian besar pengguna komputer masih menggunakan microsoft windows sebagai platform mereka. Untuk itulah penulis akan mengulas bagaimana implementasi teknologi tersebut di Linux.

Apa itu Samba ?

Samba merupakan serangkaian aplikasi unix yang berkomunikasi dengan protokol Server Message Block (SMB), yang dikembangkan oleh Andrew Tridgell yang selanjutnya sampai saat ini banyak dibantu oleh para programmer d internet dengan tetap
di supervisi oleh Andrew Tridgell. SMB adalah protokol komunikasi data yang juga digunakan oleh Microsost dan OS/2 untuk menampilkan fungsi jaringan client-server yang menyediakan sharing file dan printer serta tugas-tugas lainya yang berhubungan.
Samba server memungkinkan komputer-komputer Unix/Linux melakukan sharing file dan printer dengan komputer windows bukan hanya dengan komputer-komputer  Unix/Linux sendiri. Beberapa fungsi yang disediakan Samba server yaitu sbb:

  • Sharing file/direktori antar Unix/Linux dengan windows client
  • Sharing printer pada Samba server dengan windows client
  • Memudahkan proses network browsing
  • Menydiakan proses Autentikasi komputer windows client ketika login ke Windows domain
  • Menyediakan dan membantu proses netbios name resolution dengan Windows Internet
  • Name Service (WINS) name-server resolution

Sebagaimana telah disebutkan bahwa Samba merupakan serangkaian aplikasi yang juga meliputi aplikas client maka samba juga menyediakan tools client untuk memungkinkannya user-user pada sistem Unix/Linux mengakses direktori dan printer yang terdapat pada sistem windows dan Samba server melalui jaringan. Selain tools client, pada Samba juga terdapat beberapa aplikasi server diantaranya yaitu smbd dan nmbd. smbd adalah aplikasi server atau daemon yang menangani proses sharing file/direktori
dan printer, juga menangani proses autentikasi dan otorisasi dengan SMB client. nmbd adalah aplikasi server atau daemon yang mendukung Netbios name service dan WINS , yang juga membantu proses network browsing pada windows client.

Samba didistribusikan sebagai aplikasi open source dengan lisensi GPL (Gnu Public License).

from http://docs.google.com/viewer?a=v&q=cache:k9x8YDPewssJ:overflow.web.id/source/Samba-pdc.pdf+pengertian+domain+controller+adalah&hl=id&gl=id&pid=bl&srcid=ADGEESj6MsJp8iD9734O77X7PEWXb9qaydBpMvOyAKq6ZXjO1Ua86kcARn5XcK0QHBu2Y5UYk0J-v20k4kKrO81uVbvM48zkP2Sgu5SkAiEw85paNpXbvGeJbbhquUrTXI2V51EieDmJ&sig=AHIEtbSeHY83BGjpMlVZ0GzKOjysJehn4A

Oke setelah kita tau pengertian yang telah dijabarkan diatas sekarang ke inti masalah, bagaimana cara membangun primary domain controller di SME Server 7.5.1 ,liat ganbar dibawah ini

Buka server manager anda, kemudian ke Workgroup kemudian isikan nilai dibawah ini :

Workgroup Windows : adalah nama dari domain anda

Name Server : adalah nama dari server anda

Roaming files : jika dibuat “yes” maka profile kita akan bisa dibuka dimana saja, hal ini hanya berlaku pada windows xp, jika roaming files ini di aktivkan maka pada win7 dan win vista share folder harus dibuat manual.

Kemudian “Save”

Supaya PDC bisa berjalan di win7, buka console anda kemudian tambahkan repository anda dengan cara:

[root@orion ~]# db yum_repositories set SerNet repository
BaseURL http://ftp.sernet.de/pub/samba/3.5/centos/4
EnableGroups yes  GPGCheck no  Name ‘SerNet Samba Team packages (CentOS 4)’
Visible yes  status enabled

[root@orion ~]# yum update

Tunggu sampai selesai ,setelah selesai jalankan perintah
[root@orion ~]# signal-event post-upgrade; signal-event reboot

Setelah direstart servernya ambil registry untuk win7 di directory “home–>e-smith–>files–>server-resources–>regedit (sampai disini tergantung cliennya pake OS apa) import registrynya

Sekarang saatnya ke sisi client (WinXP) liat gambar …….

Klik kanan pada my computer anda kemudian pilih properties kemudian muncul gambar seperti dibawah ini :

Setelah itu klik change kemudian ada beberrapa parameter yang harus diisi

Computer name : secara otomastis terisi

Domain : isikan dengan domain anda

kemudian klik tombol “OK”

Kemudian muncul gambar authentifikasi username dan password

Isikan username : admin

Password : password server anda

Setelah berhasil join dengan domain muncul pop up message yang menyatakan selamat datang di domain, kemudian restart PC client anda …………

Kembali lagi ke server untuk menambahkan user, tambahkan usernya dan login dengan username dan password yang telah ditambahkan di server ……….. jangan lupa saat login pilih domain server anda (ada 2 pilihan local dan domain anda).

Sekian tutorial dari saya smoga bermanfaat, jika ada bugs saya akan menuliskan secepatnya pada tuts ini …….

P.S : roaming profiles berguna di WinXp semua yang ada di C://Documents and Setting/Users akan tercopy semua ke server, jadi ketika pindah PC dengan user name anda maka semua akan tercopy ke pc yang anda gunakan. jadi jangan heran ketika anda login akan terasa sangat lama tergantung data yang di load ……….

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s